Senin, 26 April 2010

Pengumuman Hasil UN 2010 Lamongan | 16.337 Pelajar SMA/SMK Di Jatim Tidak Lulus

Ini adalah postingan di luar kebiasaan saya. Awalnya saya berniat menelusuri berita-berita yang beredar hari ini di internet terkait hasil pengumuman ujian nasional tahun 2010 khusus madrasah aliyah saja. Meski saya sadar bahwa kecil kemungkinan saya dapat mendapatkan data tersebut hanya melalui internet (situs-situs berita online) namun saya tetap berusaha browsing sana sini. Seharusnya memang saya menjalin kerjasama dengan sejumlah pejabat penting di kementerian agama daerah dan pusat agar bisa mengakses informasi semacam data awal statistik kelulusan ujian nasional untuk madrasah. Setidaknya saya mendapatkan informasi dan berita dari instansi resmi yang sudah barang tentu tingkat keabsahannya tidak diragukan lagi. Namun dugaan saya benar bahwa dalam hal akses informasi penting seperti ini kemungkinan besar pihak kementerian agama tidak memiliki kebijakan khusus untuk memberikan semacam keleluasaan akses informasi atau setidaknya informasi-informasi yang sifatnya prinsipil dan memenuhi rasa ingin tahu masyarakat.
Oleh karena data yang saya inginkan tidak ada, akhirnya saya berinisiatif untuk mengumpulkan kliping berita terkini dari sejumlah media online terkait hasil pengumuman ujian nasional 2010. Dengan harapan siapa tahu suatu saat artikel-artikel tersebut berguna bagi para pembaca yang mungkin concern terhadap permasalahan ujian nasional. Artikel-artikel berikut diambil dari sejumlah harian/suratkabar yang terbit secara online. Beberapa di antaranya yang dapat kami tampilkan adalah seperti berikut ini :

16.337 Pelajar SMA/SMK Di Jatim Tidak Lulus

SURABAYA, MINGGU – Sebanyak 16.337 pelajar SMA/MA/SMK di Jawa Timur dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional (UN) tahun ini.

“Tapi, mereka yang tidak lulus UN Utama dan UN Susulan dapat mengikuti UN Ulang pada 10 Mei,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim Suwanto di Surabaya, Minggu.

Menurut dia, pelajar SMA/MA/SMK yang mengikuti UN 2010 di Jatim sebanyak 344.908 orang meliputi 206.595 pelajar SMA/MA dan 138.313 pelajar SMK.

“Mereka yang dinyatakan tidak lulus dalam pengumuman UN pada 26 April adalah 6.555 pelajar SMA/MA dan 9.782 pelajar SMK,” katanya.

Secara persentase, pelajar SMA/MA yang tidak lulus mencapai 3,17 persen, sedangkan pelajar SMK yang tidak lulus mencapai 7,072 persen, sehingga pelajar SMA/MA/SMK yang tidak lulus UN 2010 mencapai 5,12 persen. Ia mengatakan jumlah itu masih ditambah dengan 117 pelajar dari SMA Luar Biasa, namun 117 pelajar SMA LB itu tidak seorang pun yang harus mengulang.

“Dibandingkan dengan tahun ajaran 2008/2009, ada penurunan untuk pelajar SMA/MA yang tidak lulus, karena tahun ajaran 2008/2009 tercatat 206.160 pelajar SMA/MA yang mengikuti UN dengan 9.223 orang (4,47 persen) tidak lulus,” katanya.

Peringkat Daerah
Suwanto mengatakan, pelajar dari Surabaya tidak masuk ke dalam peringkat 10 besar, kecuali untuk jurusan IPS, sedangkan jurusan Bahasa dan IPA kalah dengan daerah lain. Peringkat “10 besar” SMA/MA jurusan Bahasa adalah Tuban, Bangkalan, Bojonegoro, Sidoarjo, Nganjuk, Gresik, Lamongan, Kabupaten Mojokerto, Pamekasan, dan Jombang.

Untuk peringkat “10 besar” SMA/MA jurusan IPS adalah Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Gresik, Tulungagung, Kota Mojokerto, Surabaya, Kota Pasuruan, Trenggalek, dan Bojonegoro. Sementara peringkat “10 besar” SMA/MA jurusan IPA adalah Sidoarjo, Kota Probolinggo, Tuban, Lumajang, Tulungagung, Lamongan, Kota Mojokerto, Trenggalek, dan Kota Pasuruan.

Khusus SMK, peringkat “10 besar” adalah SMK Bina Farma Madiun, SMK PGRI 3 Lamongan, SMK NU Lamongan, SMK Farmasi Sekesal Surabaya, dan SMKN 1 Pungging Mojokerto. Selanjutnya, SMK Muhammadiyah 1 Lamongan SMK Wahid Hasyim Bangil, SMK Islam Tikung Lamongan, SMKN 2 Buduran Sidoarjo, dan SMK Telkom Sandy Putra Malang.

Peringkat Pelajar
Data peringkat pelajar untuk “tiga besar” SMA jurusan bahasa adalah Zainur Rahmah (SMAN 2 Nganjuk dengan nilai UN 53,20); Trias Desy Aristanty (SMAN 1 Malang dengan nilai UN 52,90); dan Ria Hapsari Dewi (SMAN 2 Nganjuk dengan nilai UN 52,70). Peringkat pelajar untuk “tiga besar” SMA jurusan IPS adalah Dina Bakti Pertiwi (SMAN 1 Jember dengan nilai UN 54,75); Erik Kurniawan (SMAN 1 Krian dengan nilai UN 54,50); dan Anna Bella Ayu Vidhanti (SMAN 1 Jember dengan nilai UN 54,40).

Untuk “tiga besar” SMA jurusan IPA adalah Muhammad Wildan Rabbani Kurniawan (SMAN 1 Gresik dengan nilai UN 57,20); Jauharil Wafi (SMAN 1 Taman dengan nilai UN 57,10); dan Dedi Aditama (SMAN 2 Lamongan dengan nilai UN 56,90). Peringkat “tiga besar” untuk SMK adalah Achmad Faiz Bazar (SMKN 1 Bangil dengan nilai UN 46,55); Deddy Novian Prastiaji (SMK Bina Farma Madiun dengan nilai UN 46,29); dan Muhammad Lutfi Ade Saputra (SMK Muhammadiyah 1 Lamongan dengan nilai UN 45,80).


Sumber : Dunia Guru, Madrasah dan Tulisan Sekedar 

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

2 komentar: on "Pengumuman Hasil UN 2010 Lamongan | 16.337 Pelajar SMA/SMK Di Jatim Tidak Lulus"

rieza chinta ani indri mengatakan...

askum hello mna hasilx jgn buat blok klo g bsa melihatkan hasilx

E-YA COMMUNITY mengatakan...

insyaallah besok sore sudah ada nilai-nilai ujian nasional...
tapi khusus anak MAN Lamongan...
Soalnya sekarang masih sibuk ngurusin SKL adik kelas jadi data-datanya masih dalam tahap pengetikan....
Do'akan besok dapat muncul nilainya...
Terima Kasih atas Komentarnya.

Posting Komentar