Tidak mudah menjawab pertanyaan permasalahan ini sebelum mendudukkan arti pacaran.sobat tau,dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI), kata "pacar" diartikan sebagai teman yang tetap dan mempunyai hubungan batin,biasanya untuk menjadi tunangan atau kekasih.pacaran adalah bercintaan atau berkasih-kasihan.
Jika demikian pengertiannya,maka pacaran hanya sikap batin.dan sebagian orang "khususnya remaja" sikap batin ini disusul dengan tingkah laku berdua-duaan,saling memegang,berciuman,bermesraan,dan seterusnya,yang semu aktivitas itu mengantarkan pada perbuatan zina.hiy....Na'udzubillah !!!
Makhluk,termasuk manusia,remaja atau dewasa dianugerahi Tuhan rasa cinta kepada lawan jenisnya."Telah dijadikan indah dalam pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan,yaitu wanita-wanita (dan lelaki),anak-anak lelaki (dan anak-anak perempuan)..."(QS.Ali Imron)
Dalam agama islam hanya di kenal dengan proses ta'aruf, bukan pacaran ! Dengan berta'aruf , agama menganjurkan pasangan calon suami – istri untuk terlebih dahulu saling mengenal. Nabi menganjurkan calon suami melihat calon istri. "Lihatlah calon istrimu , karena yang demikian itu lebih wajar mendukung kelanggengan hubungan kalian berdua". Perintah nabi tersebut diberikan kepada Al-Mughirah yang meminang tanpa melihat calon istrinya terlebih dahulu sebagaimana diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi dan Al-Nasa'i.
Dipahami dari tujuan yang di jelaskan oleh hadits diatas bahwa calon istri pun hendaknya "melihat" calon suaminya. Dahulu, "melihat" diartikan sebagai melihat wajah dan telapak tangan. Kini,sementara ulama memahaminya lebih dari itu, yakni "mengenalnya lebih dekat, kalau perlu dengan bercakap atau bertukar pikiran, selama pihak terpercaya menemani mereka agar terhindar dari segala yang dilarang agama." Sobat, jika pada saat ta'aruf itu terjalin hubungan cinta kasih antara keduanya, dalam arti cocok niih...., diwajibkan atas mereka untuk segera menikah. Tetapi,jika di dalam proses ta'aruf itu tidak menemukan kecocokan satu sama lain, segeralah untuk mengakhirinya.
Nah... sobat-sobat mesti percaya,tuh,ama proses ta'aruf tadi. Yakin banget kamu bakal happy en jauh dari dosa ! duuuh... mau banget ! mulai sekarang, sobat mesti buang jauh-jauh pemahaman tentang pacaran, en ganti dengan pemahaman ta'aruf tadi. Cihuy deh !! Demikian, wallahu a'lam.







0 komentar: on "LIFESTYLE | ASTAGA.COM LIFESTYLE ON THE NET | Pacaran Dalam Islam"
Posting Komentar