Minggu, 25 Oktober 2009

Menyontek

Islam adalah agama yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Bahkan, ayat pertama yang diturunkan memerintahkan manusia untuk belajar, iqra’ bismi Rabbikal ladzi khalaqa “bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu”. Ayat-ayat Al-qur’an dan Hadits Nabi SAW banyak yang berbicara tentang kewajiban menuntut ilmu, baik kewajiban tersebut ditujukan kepada lelaki maipun perempuan. Diantaranya adalah :
            “Katakanlah, ‘Samakah orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS. Az-Zumar:9)
            “Menuntut ilmu adalah kewajiban setiap Muslim (dan Muslimah).” (HR. Tabrani)
            “Siapa yang berjalan untuk mencari ilmu,niscaya Allah SWT akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)
            “Siapa yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu, maka sesungguhnya dia fi sabilillah (berada di jalan Allah) sampai dia kembali.” (HR. Tirmidzi)




            Abu Darda berkata, “Mempelajari satu masalah ilmu adalah lebih menyenangkan bagi saya ketimbang shalat malam.” Sedangkan Imam Syafi’I menegaskan, “Seseorang dianggap berilmu selama ia menuntut ilmu. Apabila ia menyangka telah pandai (alim), sesungguhnya ia bodoh.” Ibnul Mubarak lain lagi perkataannya, “Saya heran kepada orang yang tidak mau menuntut ilmu, bagaimana dia menginginkan bagi dirinya suatu kehormatan!”
            Kamu lihat, bagaimana agama islam sanat menjunjung tinggi ilmu. Oleh karena itu, rugi sekali orang yang tidak mau meraihnya. Nah,kembali kepada permasalahan kamu yang sering tidak pede waktu ujian atau ulangan sehingga senang menyontek. Sebenarnya, hal itu tidak akan pernah terjadi kalau kamu selalu mengulang-ulang pelajaran di rumah.
            Hakikat dan tujuan seseorang untuk belajar tidak lain adalah untuk menjadi pandai atau pintar. Biar bagaimanapun, orang yang sungguh-sungguh dan bekerja keras tidak sama dengan orang yang hanya berkorban sedikit-sedikit. Belajar itu bukanlah pada saat menjelang ujian atau ulangan saja, tetapi belajarlah setiap hari meski hanya sedikit. Apa pun pelajaran yang diberikan seharusnya diulang setiap hari. Bahkan kalau perlu pengulangan dilakukan dua kali dalam sehari, yaitu sebelum dan sesudah pelajaran itu diberikan. Hasilnya, kamu akan selalu siap ketika akan menghadapi ujian atau ulangan, ingat baik-baik, ya, keutamaan menuntut ilmu di atas, dan ingatlah bahwa ujian atau ulangan adalah alat untuk mengukur apakah siswa sudah menguasai pelajaran yang diberikan selama ini atau tidak. Nah, kamu mau disebut siswa yang tidak menguasai pelajaran? Nggak, lah yau !!
            Selain itu, menyontek saat ujian adalah perbuatan yang tidak jujur karena itu bukan hasil pemikiran kamu sendiri. Secara pasti dapat dikatakan bahwa islam sangat membenci perbuatan tidak jujur. Rosulullah SAW bersabda, “Hendaklah kalian selalu melakukan kebenaran, karena kebenaran akan menuntun kepada kebaikan, dan kebaikan itu menuntun ke surge. Jika seorang selalu berbuat benar dan bersungguh dengan kebenaran, ia akan di tulis disisi Allah sebagai orang yang sangat benar. Jauhkanlah dirimu dari kebohongan, karena kebohongan akan menuntun kepada kedurhakaan, dan durhaka itu menuntun ke neraka. Jika seseorang selalu bohong dan bersungguh-sungguh dengan kebohongan itu, ia akan ditulis disisi Allah sebagai orang yang sangat pembohong.” (HR. Bukhari dan Muslim)
            Sekali lagi, deh, berusahalah untuk meraih ilmu bukan hanya dengan belajar di sekolah, tapi juga di rumah. Sebelum belajar pun sebaiknya kamu membaca do’a, “ Rabbi zidnii ilma warzuqnii fahman” (Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu dan anugerahilah kepadaku pemahaman). Percaya, deh, melalui do’a tersebut Allah akan menambahkan ilmu dan menganugerahi pemahaman sehingga kamu tidak perlu menyontek waktu ujian atau ulangan. Ingat! Menyontek itu hanya merugikan dirimu sendiri dan akan membuat kamu dicatat sebagai orang yang tidak jujur karena membohongi hati nuranimu, lho!
Demikian, wallahu a’lam !!!



read more...

LIFESTYLE | ASTAGA.COM LIFESTYLE ON THE NET | Pacaran Dalam Islam

           Tidak mudah menjawab pertanyaan permasalahan ini sebelum mendudukkan arti pacaran.sobat tau,dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI), kata "pacar" diartikan sebagai teman yang tetap dan mempunyai hubungan  batin,biasanya untuk menjadi tunangan atau kekasih.pacaran adalah bercintaan atau berkasih-kasihan.


          Jika demikian pengertiannya,maka pacaran hanya sikap batin.dan sebagian orang "khususnya remaja" sikap batin ini disusul dengan tingkah laku berdua-duaan,saling memegang,berciuman,bermesraan,dan seterusnya,yang semu aktivitas itu mengantarkan pada perbuatan zina.hiy....Na'udzubillah !!!
          Makhluk,termasuk manusia,remaja atau dewasa dianugerahi Tuhan rasa cinta kepada lawan jenisnya."Telah dijadikan indah dalam pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan,yaitu wanita-wanita (dan lelaki),anak-anak lelaki (dan anak-anak perempuan)..."(QS.Ali Imron)
          Dalam agama islam hanya di kenal dengan proses ta'aruf, bukan pacaran ! Dengan berta'aruf , agama menganjurkan pasangan calon suami – istri untuk terlebih dahulu saling mengenal. Nabi menganjurkan calon suami melihat calon istri. "Lihatlah calon istrimu , karena yang demikian itu lebih wajar mendukung kelanggengan hubungan kalian berdua". Perintah nabi tersebut diberikan kepada Al-Mughirah yang meminang tanpa melihat calon istrinya terlebih dahulu sebagaimana diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi dan Al-Nasa'i.
          Dipahami dari tujuan yang di jelaskan oleh hadits diatas bahwa calon istri pun hendaknya "melihat" calon suaminya. Dahulu, "melihat" diartikan sebagai melihat wajah dan telapak tangan. Kini,sementara ulama memahaminya lebih dari itu, yakni "mengenalnya lebih dekat, kalau perlu dengan bercakap atau bertukar pikiran, selama pihak terpercaya menemani mereka agar terhindar dari segala yang dilarang agama." Sobat, jika pada saat ta'aruf itu terjalin hubungan cinta kasih antara keduanya, dalam arti cocok niih...., diwajibkan atas mereka untuk segera menikah. Tetapi,jika di dalam proses ta'aruf itu tidak menemukan kecocokan satu sama lain, segeralah untuk mengakhirinya.
          Nah... sobat-sobat mesti percaya,tuh,ama proses ta'aruf tadi. Yakin banget kamu bakal happy en jauh dari dosa ! duuuh... mau banget ! mulai sekarang, sobat mesti buang jauh-jauh pemahaman tentang pacaran, en ganti dengan pemahaman ta'aruf tadi. Cihuy deh !! Demikian, wallahu a'lam.



read more...

Membantah Ibu

Sobat,kamu tahu kan kalo seorang ibu mempunyai keutamaan yang besar, begitu juga ayah. Allah telah menekankan pesan-Nya kepada kamu agar berbuat baik kepada keduanya sesuai yang ada di dalam ktab-Nya serta menjadikan hal ini sebagai pokok kebaikan. Allah menyifati Yahya dengan firman-Nya,"Dan banyak berbakti kepada kedua orang tuanya,dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka."(QS.Maryam:14)


Allah jg menyifati isa seperti yang dikatakannya sendiri ketika masih dalam buaian."Dan berbakti kepada ibuku,dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka."(QS.Maryam:32)
Nah,terlebih kepada ibu yang mengandung dengan susah payah juga sehingga kita wajib menghormatinya lho!!Nabi SAW mengulangi pesannya sebanyak 3 kali untuk berbakti kepada ibu,sedangkan untuk brbakti kepada ayah cukup dipesannya sekali.Dari Abu Huraiarah r.a berkata,"seseorang telah datang kepada rasulullah SAW seraya berkata."siapa yang lebih berhak aku pergauli?rasulullah menjawab,"ibumu."orang itu bertanya lagi ,'kemudian siapa lagi?rasulullah menjawab'ibumu'.orang itu bertanya lagi?kemudian siapa?rasulullah menjawab 'ibumu".oramg itu bertanya lagi,kemudian siapa?rasulullah menjawab,ayahmu."(HR.Bukhari-Muslim)
Dari thalhah bin muawiyah as-sulami ,dia berkata ,"aku mendatangi nabi SAW.aku berkata kepada beliau"wahai rasulullah ,aku ingin berjihad di jalan Allah.beliaupun bertanya ,"ibumu masih hidup?"aku menjawab" ya".beliau bersabda"senantiasa dekatlah dengan kakinya,karena disanalah surga itu."(HR.AT-thabrani)
Dari penjelasan-penjelasan diatas,tampak bahwa seorang ibu benar-benar patut kita hormati.kamu harus lebih pandai menahan diri dan tidak terlalu mudah untuk terjebak membantah beliau. Betapapun kesal-nya kamu ,cobalah untuk selalu bersikap sabar biar bagaimanapun beliau adalah orang yang perlu dihormati dan dimuliakan.Allah SWT berfirman,"dan tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya.jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu,maka sekali-kali janganlah kamu mengatakn kepada keduanya perkataan "aah" dan janganlah membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia."(QS.Al-Isra':23).
Sekali lagi,bukan berarti kamu tidak boleh berbeda pendapat dengan beliau.manusia dimanapun pasti punya pendapat yang berbeda terhadap sesuatu.tetapi ingatlah!sampaikan pendapat kamu dengan perkataan yang mulia dan sikap sabar yang luar biasa.Al-Qur'an ketika memerintahkan Rasulullah SAW untuk bermusyawarah,maka didahuluinya perintah tersebut dengan mema'afkan dan memohonkan ampun(lihat surat Al-Imran:159).ibumu adalah orang yang paling berhak mendapat kesabaran darimu.ingatlah bagaimana sabarnya beliau dulu mengurus kamu ketika bayi dan sekarang waktunya kamu untuk membalas kesabaran itu.oke!!!berusahalah,,sobat!!demikian,Wallahu a'lam.................



read more...

Merayakan Hari Valentine

    Kita sudah tau perayaan Valentine's Day termasuk perbuatan yang tidak diperkenankan dalam syari'at islam.dan melihat dari aspek sejarah perayaan Valentine's Day serta apa yang terjadi pada masyarakat kita,maka tak pelak lagi bahwa perayaan tsb sangat dilarang(di haramkan) bagi kaum muslim.alasan tersebut dapat kits rinci menjadi 3 tinjauan :
    Pertama,tinjauan historis.The World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenai sejarah Valentine's Day.perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian masa Romawi Kuno (13-14 Februari).2 hari pertama,di persembahkan untuk dewi cinta(Queen of Feverish love) juno Februata.Pada hari itu,para pemuda mengundi nama2 gadis didalam kotak.lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannnya selama setahun untuk senang2 dan obyek hiburan.pada tanggal 15 Februari,mereka meminta perlindungan Dewa Lupercalia dari gangguan serigala.selama upacara ini,kaum pemuda melecut orang dengan kulit binatang,dan para wanita berebut untuk dilecut karena menganggap lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.


Ketika agama kristen masuk Roma,mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa kristiani,antara lain mengganti nama2 gadis dengan nama2 paus ato pastur.diantara pendukungnya adalah kaisar Konstantine dan Paus Gregory I.Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran kristiani,pd 496M Paus Gelagius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengna nama Saint Valentine's Day untuk menghormati St.Valentine yang kebetulan mati pada tanggal 14 Februari.
Versi lain menyebutkan perayaan ini di hubungkan dengan St.Valentine,seorang pendeta yang hidup di Romapada tahun 200M,dibawah kekuasaan Kaisar Claudius II.St.Valentine ini pernah di tangkap oleh orang2 romawi dan dimasukkan kedalam penjara karena di tuduh membantu satu pihak untuk memusuhi dan menentang Kaisar St Valentine ini berhasil ditangkap pada akhir tahun 270 Masehi.kemudian orang2 romawi memenggal kepalanya di palatine Hill(bukit Palatine) dekat altar juno.
Adapun kebiassan mengirim kartu Valentine yang sering dilakukan pada saat perayaan hari kasih sayang tsb,tidak ada kaitan langsung dengan St.Valentine pada 1415M ketika The Duke of Orleans dipenjara di Tower Of London,pada perayaan hari gereja untuk mengenang St.Valentine 14 Februari,ia mengirim puisi kepada istrinya di perancis.kemudian Geoffery Chaucer-penyair inggris-mengaitkannya dengan musim kawin burung dalam puisinya.
Lalu bagaimana dengan ucapan"Be My Valentine"Ken Sweiger dalam artikel "Should Biblical Christians Observe it?" pada situsnya ia mengatakan bahwa kata " Valentine " berasal dari bahasa latin yang berarti " yang mahaperkasa,yang maha perkuat, dan yang mahakuasa".kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus,tuhan orang romawi.maka di sadari atau tidak,jika kita meminta seseorang menjadi " be my Valentine ",hal itu bderati melakuakan perbuatan yang dimurkai tuhan (karena memintanya menjadi "sang mahakuasa" dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala.dalam islam hal ini disebut syirik,artinya menyekutukan Allah SWT.adapun cupid (berarti:the desire),si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod "the hunter",Dewa Matahari.disebut tuhan cinta karenaia rupawan sehingga diburu wanita,bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!! Ikh......serem......
    Kedua,tinjauan sosiologis.perayaan Valentine's Day mulai membudidaya dikalangan masyarakat kita khususnya dikalangan kawula muda sekitar tahun 1980-an berbarengan dengan munculnya tv2 swasta yang banyak mengupas dan menayangkan berita ataupun film2 yang bertemakan perayaan tsb.
Sejak itulah perayaan Valentine's day digandrungi para generasi muda sbg akibat dari penetrasi budaya asing yang masuk lewat pemberitaan berbagai media.baik cetak maupun elektronik.perayaan ini pun dikenal oleh mereka sebagai perayaan hari kasih sayang,yang menurut mereka adalah momen yang paling tepat untuk mengungkapkan perasaan cinta dan kasih sayang kepada orang2 yang dekat di hati.
Perayaan ini biasanya dilaksanakan di kafe,hotel,atau tempat2 yang romantis,dimana setiap pasangan memberikan hadiah berupa kue coklat atau bunga yang bertuliskan " I Wish You Be My Valentine " kepada yang lain.setelah itu diadakanlah pesta2 dan hura2.ini tidak asing karena budaya ini memang hasil import dari budaya barat yang bersifat permisif (serba boleh) dan hedonis (menurutkan hawa nafsu)
Bahkan belakangan ini,pesta perayaan Valentine's Day dirayakan dengan perbuatan2 yang amoral dan jauh dari temanya itu sendiri.Banyak kita lihat di pemberitaan tv maupun koran2 sekelompok anak muda yang menghabiskan malam perayaan tsb dengan pesta seks dan narkoba.Na'udzubillahimindzalik
    Ketiga,tinjaun Syar'i.perayaan tsb mrnjadi lahan subur bagi terjadinya praktik2 kemaksiatan serta perbuatan2 yang bertentangan dengan norma2 agama,yang bisa membawa bencana ke dalam masyarakat kita.
Adapun tema kasih sayang yang sering menjadi alasan orang untuk ikut merayakannya,islam tidak memungkiri bahwa hal tsb sesuatu yang asasi bagi manusia.oleh karena itu,Rasulullah SAW bersabda "sayangilah yang ada di muka bumi,niscaya yang berada di langit akan menyayangimi."
Akan tetapi,islam memerintahkan bahwa perasaan kasih sayang tsb harus diwujudkan sesuai dengan aturan2 syar'i!ini penting untuk diperhatikan karena biasanya perayaan ini banyak dilakukan oleh remaja yang di manfaatkan perayaan tsb untuk menjalin kasih sayang dengan lawan jenis yang jauh dari nilai syar'i dan sobatbtidak termasuk remaja yang demikian,kan!Wallahu a'lam.


read more...

Senin, 19 Oktober 2009

Islam Muhammadiyah atau NU. ...???

Sobat-sobat,tidak benar pendapat yang mengatakan kalau kita tidak mengikuti Muhammadiyah atau NU,maka islam kita tidak sah karena tidak mempunyai iman.Pada dasarnya,dalam syari'at islam tidak dikenal muslim NU atau muslim Muhammadiyah.kalau mau tahu apa itu Muhammadiyah dan NU,silahkan lihat AD/ART masing-masing ormas itu.bahkan keduanya punya kantor pusat.hayo lho!!

NU dan Muhammadiyah adalah organisasi,bukan agama.sangat jelas perbedaannya.memang benar keduanya didirikan oleh umat islam dengtan tujuan untuk berkhidmat kepada islam.kalaupun keduanaya punya perbedaan ,itu karena memang sejak awal berdirinya mereka punya latar belakang yang berbeda.
NU lahir setelah para ulama mengirimkan komite Hijaz yang prihatin kepada kebijakan dakwah di jazirah Arab,sedangkan Muhammadiyah adalah gerakan sosial yang prihatin kepada taraf hidup umat islam yang kekurangan pelayanan sosial,pendidikan,dan ekonomi
Akan tetapi,baik NU atau Muhammadiyah sama-sama beraliran Ahlu sunnah wal jama'ah dengan berlandaskan kepad Al-Qur'an dan Sunnah Nabawiyyah.tidak ada perbedaan prinsipil antara keduanya secara resmi,kecuali adanya dialog-dialog kecil antara aktivis keduanya dalam beberapa masalah cabang/Furu'.dan selama ini hal tersebut masih merupakn dialog yang positif dan sehat.
Hanya secara zhahir/jelas-nya,massa NU lebih terkonsentrasi di pedesaan atau di pelosok.sebaliknya massa Muhammadiyah lebih terkonsentrasi di perkotaan.namun,keduanya tetap bersaudara dan sama-sama penganut islam sunni.bahkan pengurus dan aktivis masing-masing ormas ini pun tidak mengenal dikotomi muslim NU dan Muhammadiyah sebab ormas itu bukan agama.sebagai tambahan,kalaupun keduanya memiliki cara beribadah yang sedikit berbeda,maka itulah yang dalam islam tanawwu' al-'ibadah (keragaman cara beribadah).
Demikian,wallahu a'lam...............
read more...